Profile Facebook Twitter My Space Friendster Friendfeed You Tube
Dharma Pendidikan Kompasiana MSN Indonesia Bisnis Indonesia Kompas Republika Tempo Detiknews Media Indonesia Jawa Pos Okezone Yahoo News New York Times Times Forbes
Google Yahoo MSN
Bank Indonesia Bank Mandiri BNI BCA BRI Cimb Niaga BII
Hariyono.org Education Zone Teknologi Informasi Ekonomi Mikro Ekonomi Makro Perekonomian Indonesia KTI-PTK Akuntansi Komputer Media Pend.Askeb Media Bidan Pendidik Materi Umum Kampus # # #
mandikdasmen Depdiknas Kemdiknas BSNP Kamus Bhs Indonesia # # # # # #
Affiliate Marketing Info Biz # # # # # # # # #
Bisnis Online Affilite Blogs Affiliate Program Affiliate Marketing # # # # # # # # #

Wednesday, September 22, 2010 | 12:36 PM | 0 Comments

Masalah Pokok Ekonomi

Inti masalah ekonomi yaitu kelangkaan sumber daya dibanding kebutuhan manusia yang bermacam-macam dan tidak terkendali. Masalah ekonomi menurut aliran ekonomi klasik adalah produksi, konsumsi dan distribusi untuk emcapai kemakmuran. Menurut aliran ekonomi modern, masalah ekonomi adalah: apa dan berapa yang diproduksi; bagaimana cara memproduksi; dan untuk siapa barang tesebut diproduksi?

1. Apa dan berapa yang diproduksi? Kita tidak mungkin memproduksi semua barang yang dibutuhkan manusia karena kelangklaan sumberdaya yang dijadikan bahan dan keterbatasan kemampuan yang kita miliki, baik segi modal maupun keahlian. Untuk menyelesaikan itu, kita harus jeli dalam membuat prioritas jenis apa yang akan diproduksi dan berapa jumlah yang sesuai dan paling menguntungkan.

2. Bagaimana cara memproduksi? Pemilihan cara dan teknologi yang digunakan untuk berproduksi sangatlah penting. Pertimbangan teknologi modern atau padat modal maupun teknologi manual atau padat karya harus melalui perhitungan yang detail agar dikemudian hari tidak ditemukan banyak kelamahan, seperti ketidakefektifan maupun pemborosan.

3. Untuk siapa diproduksi Hal ini sama dengan masalah ekonomi distribusi menurut aliran ekonomi klasik karena menyangkut pasar yang dibidik apakah berdasarkan penghasilan, daerah, atau dari sisi usia. Apakah untuk kalangan kaya? Atau untuk golongan mengengah? Apakah untuk masyarakat perkotaan atau pedesaan dan dari sisi umur, untuk konsumen usia berapa?

Artikel Terkait:

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2010 - All right reserved by Ekonomi Mikro | Template design by Herdiansyah Hamzah | Published by h4r1
Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome, flock and opera.